MCBerita
MCBerita, Jakarta - Muslim Abdul Rahman, seorang wartawan media nasional menjadi korban perampokan sekelompok waria di Jembatan Pesing, Jakarta Barat. Para penyerang itu juga membawa senjata tajam saat merampok korban.
![]() |
| Ilustrasi |
"Iya, informasi kejadian itu benar. Tapi yang menangani
Polres Tanjung Duren," kata Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Tosriadi
Jamal saat dikonfirmasi salah satu media melalui sambungan telepon, Jumat
(11/3/2016).
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa itu terjadi saat Muslim melintasi kawasan Jalan Tubagus Angke, Jembatan Pesing, Jakarta Barat, Jumat (11/3/2016) sekitar pukul 19.41 WIB malam. Muslim yang berhenti untuk buang air kecil tiba-tiba didatangi oleh seorang pria dan dua waria.
Waria itu kemudian mencoba memaksa Muslim untuk berhubungan badan, namun ditolak oleh korban. Mendapat penolakan, pria teman pelaku langsung memukul korban. Tidak cukup sampai di situ, si waria juga mengambil kayu dan menggunakannya untuk memukul korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa itu terjadi saat Muslim melintasi kawasan Jalan Tubagus Angke, Jembatan Pesing, Jakarta Barat, Jumat (11/3/2016) sekitar pukul 19.41 WIB malam. Muslim yang berhenti untuk buang air kecil tiba-tiba didatangi oleh seorang pria dan dua waria.
Waria itu kemudian mencoba memaksa Muslim untuk berhubungan badan, namun ditolak oleh korban. Mendapat penolakan, pria teman pelaku langsung memukul korban. Tidak cukup sampai di situ, si waria juga mengambil kayu dan menggunakannya untuk memukul korban.
Korban sempat melawan dengan balas memukul tapi kalah
karena dikeroyok oleh tiga orang. Akibatnya, korban mengalami sejumlah
luka ditubuhnya. Pelaku sempat mengambil tas dan HP korban, namun kemudian dikembalikan. Uang korban senilai Rp 500 ribu diambil oleh pelaku.
Kasus ini ditangani oleh Polsek Tanjung Duren. beberapa media mencoba menghubungi ponsel Kapolsek Tanjung Duren Kompol Rokhmad Hadi Purnomo namun belum direspons.
Kasus ini ditangani oleh Polsek Tanjung Duren. beberapa media mencoba menghubungi ponsel Kapolsek Tanjung Duren Kompol Rokhmad Hadi Purnomo namun belum direspons.







0 komentar:
Posting Komentar