MCBerita
MCBerita, DHAKA - Masih ingat kah Anda dengan Dede Koswara, seorang pemuda di Bandung yang di juluki sebagai manusia akar karena di tubuhnya muncul kutil-kutil besar mirip kulit pohon? Nah, di Bangladesh juga ditemukan kasus serupa yang di alami oleh pemuda berusia 26 Tahun bernama Abul Bajandar.
| Abul Banjardar |
Perkembangan terakhir yang terjadi terhadap Abul dilansir Kantor berita AFP, Minggu (28/2/2016). Diperlukan lusinan kali operasi untuk mengangkat kutil yang tumbuh di kaki dan tangan pemuda itu. Sabtu kemarin telah berlangsung operasi untuk tangan kanan Abul.
Dalam mengangkat kulit yang ada dibagian itu, ini merupakan tahap operasi kedua. Hal ini dijelaskan Samanta Lal Sen selaku Direktur Fasilitas dari Dhaka Medical College Hopistal. Seperti yang diberitakan, pemuda ini memutuskan berobat ke rumah sakit pada bulan lalu.
Saat itu "akar" yang tumbuh di badannya sudah semakin bertambah, hingga kira-kira seberat lima kilogram. Kutil itu pertama kali ditemukan pada 10 tahun yang lalu. "Kami mengangkat bagian kecil kutil dari telapak tangannya, dan kami juga memperbaiki bentuk jarinya dari kutil-kutil itu, dan Operasi dilakukan akhir pekan lalu,"kata Sen.
Akan tetapi, diperkirakan, Abul membutuhkan 15 kali operasi untuk membersihkan seluruh bagian tubuhnya dari kutil."Kira-kira operasi itu akan memakan waktu enam bulan sampai satu tahun,"ujar Sen lagi. Abul berasal dari wilayah di Selatan Khulna.
Dia didiagnosa terjangkit epirdermodyplasia verruciformis, sebuah kondisi genetik yang sangat langka dan biasa disebut "tree-man disease". setelah diketahui mengalami penyakit tersebut, nama Abul terus terdengar da diberitakan di berbagai media.
Banyak orang yang kemudian datang ke Khulna untuk melihat kondisi Abul secara langsung. Bukan itu saja, saat ini pun ratusan orang kerap datang ke rumah sakit untuk menjenguk Abul. ia (Abul) mengaku akan melanjutkan semua proses operasi, tak peduli berapa lama waktu yang harus dihabiskannya.
"Operasi pertama saya yang lalu sudah memberikan harapan,"kata dia. "Saya tidak mau kembali ke kampung halaman saya sebelum tangan dan kaki saya bersih dari kutil ini. Saya ingin kembali hidup normal seperti dulu,"ungkap ayah satu anak ini.























