MCberita
MCBerita - Seks adalah sebuah rutinitas personal yang dilakukan oleh seseorang dengan pasangannya. Seks memiliki banyak tujuan. mulai dari menghilangkan stress, mencari semangat untuk beraktivitas, mencoba mendapatkan keturunan, dan banyak lainnya. Namun, tidak sedikit pula yang melakukan seks dengan tujuan.
![]() |
| Ilustrasi posisi misionaris |
s
Mulai dari menghilangkan stress, mencari semangat untuk beraktivitas, mencoba mendapatkan keturunan, dan banyak lainnya. Namun, tidak sedikit pula yang melakukan seks dengan tujuan untuk memperoleh kepuasan seksual semata atau orgasme. Lalu, haruskah seks berakhir dengan orgasme atau kah orgasme hanyalah bonus semata?
Meskipun Banyak orang tidak menargetkan orgasme setiap mereka berhubungan seksual dengan pasangannya untuk menghidari tekanan yang malah akan merusak indahnya seks, orgasme masih memegang peran penting dalam keseharian dan kehidupan seksual seseorang, terutama seseorang wanita.
Orgasme dapat membantu tubuh memproduksi dopamine dan oxytocin yang memberikan tubuh semangat untuk beraktivitas. untuk wanita yang dinamika tubuhnya sangat dipengaruhi oleh hormon, orgasme menjadi sebuah kebutuhan biologis yang perlu diperoleh dalam periode waktu tertentu.
Mereka yang rutin memperoleh orgasme dan seks terbukti memiliki keseharian yang lebih ceria dan bersemangat. menurut thestir.cafemom.com, apabila seks diibaratkan sebagai seks, orgasme adalah topping, whipped cream, ataupun buah ceri yang dipasang di atas es krim.
Anda masih bisa menikmati es krim tanpa topping, Ladies, namun dengan topping, es krim akan menjadi lebih spesial bukan? Bagaimana, Ladies? Siap mendapatkan topping setiap kali anda makan es krim?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar